KEUTAMAAN DAKWAH
5 Hadits Tentang Keutamaan Dakwah
Pahala Mengajak Kepada Kebaikan dan Petunjuk
"Man da‘ā ilā hudā, kāna lahū minal-ajri miṡlu ujūri man tabi‘ahū, lā yanquṣu żālika min ujūrihim syai'ā."
"Barangsiapa mengajak kepada petunjuk, maka dia akan mendapat pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi sedikit pun dari pahala mereka."
(HR. Muslim No. 2674, dari Abu Hurairah r.a.)
"Ballighū ‘annī wa law āyah."
"Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat."
(HR. Bukhari No. 3461, dari Abdullah bin Amr r.a.)
"Fa wallāhi la'an yahdiyallāhu bika rajulan wāḥidan khairul laka min ḥumrin na‘am."
"Demi Allah, sungguh Allah memberi petunjuk kepada satu orang saja melalui perantaraanmu, itu lebih baik bagimu daripada unta-unta merah (harta paling berharga)."
(HR. Bukhari No. 3009 dan Muslim No. 2406, dari Sahl bin Sa’ad r.a.)
"Man ra’ā minkum munkaran fal-yughayyirhu biyadihī, fa in lam yastaṭi‘ fa bilisānihī, fa in lam yastaṭi‘ fa biqalbihī, wa żālika aḍ‘aful-īmān."
"Barangsiapa di antara kalian melihat kemunkaran, hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya (kekuasaan). Jika tidak mampu, maka dengan lisannya (nasihat). Jika tidak mampu, maka dengan hatinya (membenci), dan itu adalah selemah-lemahnya iman."
(HR. Muslim No. 49, dari Abu Sa'id Al-Khudri r.a.)
"Naḍḍarallāhu imra’an sami‘a minnā syai’an faballaghahū kamā sami‘a, fa rubba muballaghin aw‘ā min sāmi‘."
"Semoga Allah memberikan cahaya (keindahan) kepada wajah seseorang yang mendengar sesuatu dari kami, lalu dia menyampaikannya (kepada orang lain) sebagaimana yang dia dengar. Karena, banyak orang yang disampaikan (hadits) itu lebih memahami daripada orang yang mendengarnya langsung."
(HR. Tirmidzi No. 2657, dinilai sahih oleh Al-Albani)
Comments
Post a Comment