YASIN 1-14
Surah Yasin (36): Ayat 1 s/d 14
Ta‘awwudz dan Basmalah
A‘ūdzubillāhi minasy-syaiṭāni-r-rajīm
Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk.
Bismillāhi-r-raḥmāni-r-raḥīm
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
Yā Sīn.
Ya Sin.
Wal-Qur'ānil-ḥakīm
Demi Al-Qur'an yang penuh hikmah.
Innaka laminal-mursalīn
Sungguh, engkau (Muhammad) adalah salah seorang dari rasul-rasul,
‘Alā ṣirāṭim mustaqīm
(yang berada) di atas jalan yang lurus,
Tanzīlal-‘azīzir-raḥīm
(sebagai wahyu) yang diturunkan oleh (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang,
Litunżira qaumam mā unżira ābā'uhum fahum gāfilūn
agar engkau memberi peringatan kepada suatu kaum yang nenek moyang mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai.
Laqad ḥaqqal-qaulu ‘alā akṡarihim fahum lā yu’minūn
Sungguh, pasti berlaku perkataan (ketentuan Allah) terhadap kebanyakan mereka, karena mereka tidak beriman.
Innā ja‘alnā fī a‘nāqihim aglālan fa hiya ilal-ażqāni fahum muqmaḥūn
Sungguh, Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, karena itu mereka tertengadah.
Wa ja‘alnā mim baini aidīhim saddaw wa min khalfihim saddan fa agsyaināhum fahum lā yubṣirūn
Dan Kami jadikan di hadapan mereka sekat (dinding) dan di belakang mereka juga sekat, lalu Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.
Wa sawā'un ‘alaihim a'anżartahum am lam tunżirhum lā yu’minūn
Dan sama saja bagi mereka, apakah engkau (Muhammad) memberi peringatan kepada mereka atau engkau tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman.
Innamā tunżiru manittaba‘aż-żikra wa khasyiyar-raḥmāna bil-gaib, fa basysyirhu bimagfiratiw wa ajrin karīm
Sesungguhnya engkau hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pengasih, walaupun dia tidak melihat-Nya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia.
Innā naḥnu nuḥyil-mautā wa naktubu mā qaddamū wa āṡārahum, wa kulla syai'in aḥṣaināhu fī imāmim mubīn
Sungguh, Kamilah yang menghidupkan orang-orang mati, dan Kamilah yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).
Waḍrib lahum maṡalan aṣḥābal-qaryah, iż jā'ahal-mursalūn
Dan buatkanlah suatu perumpamaan bagi mereka (penduduk Mekah), yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang kepada mereka.
Iż arsalnā ilaihimuṡnaini fa każżabūhumā fa ‘azzaznā bi ṡāliṡin fa qālū innā ilaikum mursalūn
(Ingatlah) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga utusan itu berkata, “Sungguh, kami adalah orang-orang yang diutus kepadamu.”
Comments
Post a Comment