YASIN AYAT 51-67
Lanjutan Surah Yasin (36): Ayat 51 s/d 67
Wa nufikha fiṣ-ṣūri fa iżā hum minal-ajdāṡi ilā rabbihim yansilūn.
Lalu ditiuplah sangkakala, maka seketika itu mereka keluar dari kuburnya (dalam keadaan hidup), menuju kepada Tuhan mereka.
Qālū yā wailanā mam ba‘aṡanā mim marqadinā, hāżā mā wa‘adar-Raḥmānu wa ṣadaqal-mursalūn.
Mereka berkata, "Celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur (kubur) kami?" Inilah yang dijanjikan (Allah) Yang Maha Pengasih dan benarlah rasul-rasul(-Nya).
In kānat illā ṣaiḥataw wāḥidatan fa iżā hum jamī‘ul ladainā muḥḍarūn.
Tidak ada (siksaan) terhadap mereka melainkan dengan satu teriakan saja; maka seketika itu mereka semua dikumpulkan di hadapan Kami.
Fal-yauma lā tuẓlamu nafsun syai'aw wa lā tujzauna illā mā kuntum ta‘malūn.
Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikit pun dan kamu tidak akan dibalas, kecuali sesuai dengan apa yang telah kamu kerjakan.
Inna aṣḥābal-jannatil-yauma fī syugulin fākihūn.
Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka).
Hum wa azwājuhum fī ẓilālin ‘alal-arā'iki muttaki'ūn.
Mereka dan pasangan-pasangan mereka berada dalam tempat yang teduh, bersandar di atas dipan-dipan.
Lahum fīhā fākihataw wa lahum mā yadda‘ūn.
Di sana mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa saja yang mereka minta.
Salāmun qaulam mir rabbir raḥīm.
(Kepada mereka dikatakan), "Salam," sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.
Wam tāzul-yauma ayyuhal-mujrimūn.
Dan (dikatakan kepada orang-orang kafir), "Berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, wahai orang-orang yang berdosa!"
Alam a‘had ilaikum yā banī ādama al lā ta‘budusy-syaiṭān, innahū lakum ‘aduwwum mubīn.
Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu, wahai Bani Adam, agar kamu tidak menyembah setan? Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu,
Wa ani‘budūnī, hāżā ṣirāṭum mustaqīm.
dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus.
Wa laqad aḍalla minkum jibillan kaṡīrā, a falam takūnū ta‘qilūn.
Dan sungguh, ia (setan itu) telah menyesatkan sebagian besar di antara kamu. Maka apakah kamu tidak mengerti?
Hāżihī jahannamul-latī kuntum tū‘adūn.
Inilah Jahanam yang dahulu telah diperingatkan kepadamu.
Iṣlauhal-yauma bimā kuntum takfurūn.
Masuklah ke dalamnya pada hari ini karena dahulu kamu mengingkarinya.
Al-yauma nakhtimu ‘alā afwāhihim wa tukallimunā aidīhim wa tasyhadu arjuluhum bimā kānū yaksibūn.
Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.
Wa lau nasya'u laṭamasnā ‘alā a‘yunihim fastabaquṣ-ṣirāṭa fa annā yubṣirūn.
Dan sekiranya Kami menghendaki, pastilah Kami hapuskan penglihatan mata mereka; sehingga mereka berlomba-lomba (mencari) jalan (yang lurus). Maka betapa mungkin mereka dapat melihat?
Wa lau nasya'u lamasakhnāhum ‘alā makānatihim famas-taṭā‘ū muḍiyyaw wa lā yarji‘ūn.
Dan sekiranya Kami menghendaki, pastilah Kami ubah bentuk mereka di tempat mereka berada; maka mereka tidak sanggup berjalan lagi dan tidak (pula) sanggup kembali.
Comments
Post a Comment